SELAMAT DATANG DAN SELAMAT BERJUMPA

Rabu, 12 Agustus 2009

AKULAH ROTI HIDUP

MG BIASA XIX/B
1 Raj 19:4-8;
Ef 4:30 - 5:2
Yoh 6:41-51

Akulah roti hidup yang turun dari surga.

Waktu itu Yesus mengatakan carilah roti kehidupan kekal, jangan hanya roti yang bisa binasa. Bekerjalah bukan untuk makanan yang akan dapat binasa, melainkan untuk makanan yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal yang diberikan Anak Manusia. Mereka makin habis kesabarannya untuk minta roti karena mengalami bahaya kelaparan dan mereka masih ingin hidup. Dan kini Yesus mengatakan: ”Akulah roti hidup yang turun dari surga ”, maka orang-orang Yahudi makin bersungut-sungut karena tahu persis bahwa Dia itu jelas-jelas anak Yosef dan Maria.

Sejatinya apa yang dikatakan Yesus: ”Akulah Roti Kehidupan. Siapa pun yang makan roti ini tidak akan mati untuk selamanya” adalah pernyataan diri-Nya sebagai yang memberi hidup. Barangsiapa menerima Dia dalam hidupnya, dan menjadikan Dia sumber daya hidup, jelas akan memperoleh kehidupan yang kekal. Dia sungguh menjadi roti kehidupan bagi kita dan bagi banyak orang, seperti yang Ia katakan: ”Roti yang aku berikan adalah diriku sendiri, yang diberikan kepada dunia agar hidup.”
Perdebatan mengenai roti yang memberi daya fisik, sehingga orang lapar dikenyangkan dan tidak mati; berubah menjadi roti dalam pengertian iman, yaitu hidup kekal bersama Tuhan. Hidup beriman kepada Yesus sungguh hidup dalam semangat kebersamaan dan saling menguatkan satu sama lainnya.

Semoga kita sebagai pengikut-Nya, dan sebagai orang yang telah menerima Dia sebagai daya hidup menjadi ”roti kehidupan” bagi banyak orang. Melalui pemikiran dan tindakan kita memberikan inspirasi demi kehidupan orang lain agar lebih meningkat dan lebih baik. (FX. Mgn)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar